Para Pencari Kerja, Kenali 5 Keahlian Komunikasi Ini Agar Sukses Saat Wawancara

Posted on

Para Pencari Kerja, Kenali 5 Keahlian Komunikasi Ini Agar Sukses Saat Wawancara

Selain lulus tes tulis, para pencari kerja juga diwajibkan untuk lulus tes wawancara sebelum masuk tahapan berikutnya yakni tes kesehatan. Beberapa perusahaan bahkan hanya melakukan dua sesi tes yakni tes tulis dan wawancara.

Sumber : Lykos

Sebelum memutuskan menerima pencari kerja sebagai karyawan baru. Agar wawancara kerja yang kamu lakukan berjalan lancar dan sukses. Kembangkanlah empat keahlian komunikasi berikut.

4 Keahlian Komunikasi yang Wajib Dimiliki Pencari Kerja

  1. Confident

Percaya diri merupakan keahlian utama yang harus dimiliki oleh seluruh pencari kerja. Saat kamu merasa percaya diri otomatis kamu bisa menjawab pertanyaan yang diberikan dengan lugas dan jelas. Kepercayaan diri juga penting diterapkan ketika kamu dan pewawancara melakukan eye contact.

  1. Listening

Selain meningkatkan kepercayaan diri, seorang pencari kerja juga harus memiliki keahlian mendengarkan. Mengingat sesi wawancara bukan hanya diisi oleh satu orang, minimal 2 orang bahkan bisa lebih.

Tanpa keahlian mendengarkan yang baik, kamu akan dianggap tidak menghargai pewawancara. Alangkah bijaksananya jika kamu berbicara setelah mendengarkan perkataan wawancara. Atau minimal jangan potong pembicaraan pewawancara apalagi jika yang ingin kamu utarakan bukanlah hal penting.

  1. Feedback

Umpan balik yang diberikan oleh pewawancara kerja bisa berarti dua hal yakni mereka menyukaimu atau tidak. Agar feedback yang kamu dapatkan positif, cobalah untuk menyebarkan sikap yang baik dan bijaksana.

Jika pewawancara sedang menjelaskan sesuatu, beri feedback yang diinginkannya. Dewasa ini banyak pencari kerja yang tidak lulus wawancara karena kurang perhatian. Ketika diminta untuk memberikan feedback justru tidak melakukannya.

  1. Open Minded

Bersikap fleksibel dan jujur merupakan dua kriteria open minded yang harus kamu tonjolkan saat sesi wawancara. Dibandingkan terus membicarakan dan membanggakan dirimu sendiri. Alangkah baiknya jika kamu mendengarkan sudut pandang pewawancaramu.

Karena bagaimana pun juga, mereka adalah orang pertama yang akan memberikan penilaian lulus tidaknya kamu sebagai karyawan baru.

Itulah empat keahlian komunikasi yang sewajarnya kamu optimalkan saat melakukan wawancara. Dengan keahlian tersebut, kamu tidak akan merasa kaku atau ragu saat melakukan interview. Bahkan ketika berhadapan head to head dengan orang penting di perusahaan.