Langkah Menghindari Kasus Hukum Ujaran Kebencian Dalam Penggunaan Media Sosial
Langkah Menghindari Kasus Hukum Ujaran Kebencian Dalam Penggunaan Media Sosial

Langkah Menghindari Kasus Hukum Ujaran Kebencian Dalam Penggunaan Media Sosial

Posted on

Langkah Menghindari Kasus Hukum Ujaran Kebencian Dalam Penggunaan Media Sosial – Buat account anonymous yakni account yang tidak terang siapakah pemilik dari account itu, langkah ini dipandang paling aman saat kita ingin mengumandangkan opini atau kritikan di media sosial, tetapi opini dan kritikan yang kita berikan dengan account anonymous, tetap harus dengan data yang benar, supaya tidak dipandang seperti informasi tidak betul atau hoaks atau informasi berbohong, karena pada intinya account anonymous sekalinya bisa dicari siapa pemakai dari account itu.

Melengkapi data. Saat kita mengkritik seorang kompletilah kritikan atau opini kita itu dengan beberapa data yang benar, dengan rujukan atau bukti yang ada, hingga kita tidak didakwa mencemari nama baik orang yang kita kritisi, dengan demikian tidak ada argumen kita untuk di tuduh mencemari nama baik seorang.

Langkah Menghindari Kasus Hukum Ujaran Kebencian Dalam Penggunaan Media Sosial

Pakai bahasa yang bagus, yakni , gaya bahasa yang tidak menggambarkan kedengkian, atau ke arah pada kedengkian, pakailah bahasa yang sopan, tetapi tegas ke permasalahan tanpa cercaan atau cacian yang bisa memunculkan pertentangan atau pembicaraan yang berkelanjutan, ingat media sosial sebagai media yang dapat di gunakan siapa, dan tentu opini yang kita berikan akan memunculkan kontra dan pro pada pemakai yang lain, dan jika terjadi pembicaraan, teruslah pada topik yang diulas, tidak boleh melebar pada topik lainnya, hal itu untuk kurangi persoalan yang makin luas, dan jika ada yang keluar topik lebih bagus kita biarkan saja.

Usaha netral. Usahakanlah untuk berlaku netral, karena jika kita terjerat pada suatu keadaan diskusi di media sosial akan lebih bagus untuk usaha cari jalan keluar, bukan usaha untuk balik serang, untuk menghindar hasutan, tetapi jika posting yang dikatakan sebagai kekeliruan, coba untuk serang balik memakai data dan bukti, hingga sang pembikin posting berasa jika ia betul-betul salah, jauhi memakai opini individu, pakai sumber sumber yang benar, untuk melawan opini dari sang pembikin posting. Jika Anda saat ini memerlukan pengacara perceraian di bali bisa langsung kunjungi website pengacaradibali.com