Identifikasi Material Konstruksi Bangunan Masjid Maaimmaskuub Bandung

Posted on

ProEXR File Description

=Attributes=

cameraAperture (float): 36

cameraFarClip (float): 1e+030danlt;br />

cameraFarRange (float): 1000

cameraFov (float): 45danlt;br />

cameraNearClip (float): 0.1danlt;br />

cameraNearRange (float): 0

cameraProjection (int): 0danlt;br />

cameraTargetDistance (float): 250

cameraTransform (m44f): [0.707107, 0.353553, -0.612372, -153.093, -0.707107, 0.353553, -0.612372, -153.093, 0, 0.866025, 0.5, 125, 0, 0, 0, 1]

channels (chlist)

compression (compression): Zip16

dataWindow (box2i): [0, 0, 2099, 1181]

displayWindow (box2i): [0, 0, 2099, 1181]

gamma (float): 1

lineOrder (lineOrder): Increasing Ydanlt;br />

pixelAspectRatio (float): 1

screenWindowCenter (v2f): [0, 0]

screenWindowWidth (float): 1danlt;br />

tiles (tiledesc): [64, 64]

type (string): “tiledimage”

=Channels=

A (float)

B (float)

G (float)

R (float)

” data-image-description=”” data-image-meta=””aperturedanquot;:”0″,”credit”:””,”camera”:””,”caption”:”ProEXR File Description\r\r=Attributes=\rcameraAperture (float): 36\rcameraFarClip (float): 1e+030\rcameraFarRange (float): 1000\rcameraFov (float): 45\rcameraNearClip (float): 0.1\rcameraNearRange (float): 0\rcameraProjection (int): 0\rcameraTargetDistance (float): 250\rcameraTransform (m44f): [0.707107, 0.353553, -0.612372, -153.093, -0.707107, 0.353553, -0.612372, -153.093, 0, 0.866025, 0.5, 125, 0, 0, 0, 1]\rchannels (chlist)\rcompression (compression): Zip16\rdataWindow (box2i): [0, 0, 2099, 1181]\rdisplayWindow (box2i): [0, 0, 2099, 1181]\rgamma (float): 1\rlineOrder (lineOrder): Increasing Y\rpixelAspectRatio (float): 1\rscreenWindowCenter (v2f): [0, 0]\rscreenWindowWidth (float): 1\rtiles (tiledesc): [64, 64]\rtype (string): \”tiledimage\”\r\r=Channels=\rA (float)\rB (float)\rG (float)\rR (float)”,”created_timestamp”:”0″,”copyrightdanquot;:””,”focal_lengthdanquot;:”0danquot;,”iso”:”0″,”shutter_speed”:”0″,”title”:””,”orientationdanquot;:”1″” data-image-title=”masjid pdam” data-large-arsip=”https://lexyluqmana.files.wordpress.com/2018/11/masjid-pdam.jpg?w=1024″ data-medium-file=”https://lexyluqmana.files.wordpress.com/2018/11/masjid-pdam.jpg?w=300″ data-orig-arsip=”https://lexyluqmana.files.wordpress.com/2018/11/masjid-pdam.jpg” data-orig-size=”1400,788″ data-permalink=”https://lexyluqmana.wordpress.com/2018/11/27/identifikasi-material-konstruksi-bangunan-masjid-maaimmaskuub-bandung/masjid-pdam/” sizes=”(max-width: 1100px) 100vw, 1100px” src=”https://lexyluqmana.files.wordpress.com/2018/11/masjid-pdam.jpg?w=1100″ srcset=”https://lexyluqmana.files.wordpress.com/2018/11/masjid-pdam.jpg?w=1100 1100w, https://lexyluqmana.files.wordpress.com/2018/11/masjid-pdam.jpg?w=150 150w, https://lexyluqmana.files.wordpress.com/2018/11/masjid-pdam.jpg?w=300 300w, https://lexyluqmana.files.wordpress.com/2018/11/masjid-pdam.jpg?w=768 768w, https://lexyluqmana.files.wordpress.com/2018/11/masjid-pdam.jpg?w=1024 1024w, https://lexyluqmana.files.wordpress.com/2018/11/masjid-pdam.jpg 1400w”>

Pada setiap hari Jumat, sudah sebuah kewajiban saya sebagai seseorang muslim buat menunaikan sholat jumat berjamaah di masjid. Seringkali gw melaksanakan sholat jumat di Masjid Maaimmaskuub Tirtawening pada sebelah kantor PDAM kecamtan Coblong Bandung. Masjid disini pun ramai oleh mahasiswa ITB yg menyempatkan waktunya selesainya berkuliah.

Masjid Maaimmaskuub pada kompleks Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening, Jalan Badak Singa, Kota Bandung diresmikan Walikota Bandung Ridwan Kamil yang dilaksanakan pada hari Jumat, 12 Januari 2018.

Dengan mengusung gaya modern tropis, masjid yang kental dengan unsur air ini terdiri atas

2 lantai. Lantai atas buat Jasa Konstruksi Bangunan di Medan salat, & lantai bawah menjadi ruang serbaguna. Pada waktu salat Jumat, kedua lantai bangunan masjid dapat dipakai dengan jumlah daya tampung jemaah bisa mencapai sekitar 1.000 orang. Berikut dokumentasi ketika berada pada Masjid Maaimmaskuub.

Saya pun melakukan identifikasi terhadap bahan-bahan atau material konstruksi untuk menciptakan Masjid Maaimmaskuub. Bahan-bahan pembuatan masjid ini hampir seluruhnya terdiri Jasa Konstruksi Bangunan di Medan dari beton, besi tulangan atau baja tulangan, batu bata, kaca, fiber, H-kayu, dan keramik granit. Hasil identifikasi yg saya lakukan dihasilkan bahwa Masjid Maaimmaskuub memiliki proporsi material konstruksi menjadi berikut:Beton = 45%Besi tulangan atau baja tulangan = 13%Batu bata = 27%Kaca = 5%Kayu = lima%Keramik granit = dua%Fiber = tiga%

Dari identifikasi material-material tersebut, gw tertarik buat mengetahui lebih jauh tentang Kaca & Kayu.Kaca

Kaca dibentuk menggunakan langkah-langkah tertentu. Proses ini bertujuan buat mencampur bahan-bahan pembentuk kaca secara merata, lalu merubah wujudnya menjadi cair. Dalam syarat ini, bahan-bahan tadi gampang sekali dicetak. Selang beberapa dtk lalu, kaca pun akan terbentuk sinkron menggunakan desain cetakannya.

Setidaknya, terdapat 7 bahan dasar buat menciptakan kaca diantaranya :Pasir

Pasir yang dipakai buat menciptakan kaca adalah pasir kuarsa yang sangat murni. Kandungan besi aporisma dalam pasir buat menciptakan barang pecah belah merupakan 0,45 %. Sedangkan buat membuat kaca optik, kandungan besi pada dalam pasir tersebut harus kurang berdasarkan 0,015 persen. Perlu diketahui, besi yg terkandung pada dalam pasir kuarsa akan mensugesti warna kaca yang ditimbulkannya.Soda

Soda (Na2O) yang digunakan untuk membikin kaca umumnya dari menurut soda abu padat (Na2CO3). Soda juga bisa diperoleh dari natrium nitrat, bikarbonat, dan kerak garam.Feldspar

Feldspar (P2O.Al2O3.6SiO2) merupakan material yg cukup murah dan murah. Seluruh bagian dari feldsper merupakan oksida yang bisa digunakan buat menciptakan kaca.Borax

Borax digunakan sebagai bahan tambahan buat menambahkan Na2O dan boron oksida. Borax mempunyai daya fluks yg bertenaga, menurunkan sifat ekspansi kaca, & meningkatkan ketahanannya terhadap aksi kimia.Salt cake

Salt cake atau kerak garam adalah bahan tambahan yang bermanfaat buat membersihkan buih yang muncul lantaran mengganggu perapian tangki. Bahan ini wajibdigunakan beserta dengan karbon agar tereduksi menjadi sulfat.Kulet

Kulet adalah kaca yg dihancurkan. Kaca ini biasanya berasal menurut barang-barang pecah belah yg telah rusak & dihancurkan. Gunanya adalah membantu proses peleburan.Blok refraktori

Berikut ini langkah-langkah pada menciptakan kaca :

Langkah 1. Penyiapan Pasir Kuarsa

Pasir kuarsa acapkali dianggap pula menjadi pasir silika. Pasir ini menjadi bahan baku utama dalam proses pembuatan kaca. Pasir yang tidak mengandung besi sanggup menghasilkan potongan kaca yang transparan. Sedangkan kandungan besi yg terlalu poly dalam pasir ini mampu mengakibatkan warna kaca yang dihasilkannya akan menjadi kehijau-hijauan. apabila Anda terpaksa memakai pasir kuarsa yg mengandung besi, Anda bisa menambahkan sedikit mangan dioksida untuk memperbaiki kualitas kaca yg didapatkan berdasarkan pasir tadi.

Langkah 2. Penambahan Natrium Karbonat & Kalsium Oksida

Soda (natrium karbonat) bermanfaat buat menurunkan suhu sesuai yg diinginkan pada ketika proses pembuatan kaca tengah berlangsung. Sedangkan kalsium oksida berfungsi menjadi pencegah adanya air yg melewati kaca ini. Anda juga mampu menambahkan oksida magnesium atau aluminium buat menaikkan daya tahan kaca. Bahan-bahan aditif di atas nir boleh dibubuhi ke adonan campuran kaca lebih dari 26-30 %.

Langkah tiga. Penambahan Bahan-bahan Kimia Tertentu

Bahan-bahan kimia eksklusif mampu ditambahkan ke dalam adonan kaca agar karakteristik kaca yang dihasilkannya sinkron menggunakan impian kita. Penambahan paling banyak umumnya dilakukan manakala kita ingin membuat kaca dekoratif. Misalnya oksida berfungsi buat menciptakan kilauan pada bagian atas kaca, mempermudah mutilasi kaca, & menurunkan titik lelehnya. Sementara oksida lantanum mengandung manfaat buat membantu kaca dalam menyerap panas.

Langkah 4. Penambahan Bahan Kimia Pemberi Warna

Menariknya beberapa pengrajin kaca sengaja menambahkan bahan-bahan kimia tertentu buat mengganti rona kaca sebagai akibatnya nir hanya berwarna bening. Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, kandungan besi dalam pasir kuarsa mengakibatkan kaca yang dihasilkannya akan berwarna kehijau-hijauan. Sedangkan sulfur bisa memberikan warna kekuning-kuningan atau kecokelat-cokelatan tergantung jumlah yg dipakai. Untuk membuat warna kehitam-hitaman, Anda sanggup menambahkan karbon dalam jumlah tertentu.