Cara Pemupukan Padi Ciherang

Posted on

Halo semuanya, di sini aku akan membahas tentang bagaimana cara pemupukan padi Ciherang.

Sebenarnya sudah tidak asing lagi mendengar bagaimana cara pemupukan padi, baik itu Ciherang, legowo, dan lain sebagainya

Terutama bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan, tentunya di pedesaan hampir seluruh/mayoritas masyarakatnya memiliki ladang/sawah dan khusus untuk di tanami padi

Dan di siang hari yang cerah ini aku ingin berbagi ilmu tentang cara pemupukan padi Ciherang, kamu uga dapat menggunakan mesin perontok padi.

Yuk langsung aja kita lanjut ke cara pemupukan padi Ciherang, Namun sebelum kita benar- benar berlanjut ke cara pemupukan padi Ciherang

kalian dituntut untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai apa itu padi? Apa saja jenis -jenis padi yang ada di Indonesia.

Mari di simak penjelasan yang telah aku paparkan di bawah dan ku persiapkan khusus untuk kalian yang ingin memupuk padi ini

 

Apa Itu Padi?

cara pemupukan padi ciherang

Padi merupakan salah satu tanaman budidaya terpenting dalam sebuah peradaban. Meskipun terutama mengacu pada jenis tanaman budidaya, padi juga digunakan sebagai mengacu pada beberapa jenis dari marga yang sama, yang biasa disebut sebagai padi liar.

 

Cara Pemupukan Padi Ciherang

Tahap Cara Pemupukan Padi Ciherang

cara pemupukan padi ciherang

Pada saat bibit padi dipindahkan dari tempat persemaian, benih padi membutuhkan sekitar kurang lebih 8-12 hst untuk dapat memper kokoh perakarannya.

Pada saat inilah Cara Pemupukan Padi Ciherang pertama yang baik untuk dilakukan, sebab pada masa ini daun dan akar tanaman padi sudah mulai berkembang.

Oleh karena itu, akar dapat menjadi maksimal untuk menyerap kandungan hara yang berada di dalam tanah. Untuk mengingatkan saja, janganlah kalian memberikan pupuk anorganik seperti Urea pada saat tanaman padi masih berumur 0-5 hst.

Sebab akar belum siap untuk menerima pupuk yang diberikan tersebut serta pupuk ini juga mudah menguap, menghisap dan melepaskan uap air (higrokopis).

 

Pupuk Susulan ke-1 Padi Ciherang

Berikan pupuk susulan pertama sekitar minggu ke 3 (sekitar 21-25 hst ) yang ditandai setelah para petani padi melakukan pengoyosan, pada saat inilah cara Pemupukan Padi Ciherang dilakukan.

Diwaktu pengoyosan dilakukan, maka akan mengakibatkan akar tanaman padi akan menjadi putus. Dengan putusnya akar padi tersebut, tanaman padi akan membentuk anakan baru. Pada saat ini juga unsur hara dapat diserap secara optimal oleh tanaman dan menghasilkan jumlah anakan secara maksimal.

 

Pupuk Susulan ke-2 Padi Ciherang

Pupuk susulan kedua dapat diberikan ketika tanaman tersebut berumur mencapai minggu ke 5 ( sekitar 30-40 hst ). Masa ini adalah masa peralihan dari fase vegetatif ke fase generatif. Tanaman padi membutuhkan nutrisi yang tinggi dalam kondisi ini.

Hal ini diakibatkan karena telah keluarnya daun bendera atau biasa disebut dengan padi bunting, yang berarti malai akan segera keluar dari daun bendera tersebut. Nah, pada saat inilah waktu pemupukan yang paling tepat untuk dilakukan.

Jadi apabila kita ingin melakukan cara Pemupukan Padi Ciherang yang tepat, lihatlah 3 kondisi tersebut. Pada saat itulah kondisi tanaman padi akan segera menyerap unsur hara secara maksimal yang telah kita berikan dan hasilnya pun dapat memuaskan.

Cara Pemupukan Padi Ciherang harus menyesuaikan kondisi cuaca/iklim, struktur tanah, masa, lokasi, varietas dan faktor yang lainnya.

Teknik atau cara pemupukan tanaman padi sangat relatif, tidak ada ukuran pasti atau dosis dan waktu yang dapat ditentukan, sebab masih banyak faktor yang harus kita perhatikan.

Struktur tanah dan kondisi unsur hara yang berbeda-beda dari lokasi satu dengan lokasi lainnya tentu membutuhkan teknik dan Cara Pemupukan Padi Ciherang yang berbeda juga ketika kalian akan melakukan pemupukan.

Di dalam teknik atau cara pemupukan padi Ciherang ini diperlukan ketelitian serta kejelian, Karena dosis yang pas untuk pemupukannya hanya dapat diketahui dengan cara terus menerus dilakukannya uji coba. Jika hasilnya belum maksimal, kalian perlu mencobanya kembali, seperti jenis pupuk yang kalian gunakan.

 

Fase Budidaya Padi Ciherang

1. Fase Persemaian

Di dalam tahap persemaian kalian dapat memulai dengan cara memasukkan benih padi ke dalam karung goni atau sejenisnya, setelah itu benih padi tersebut direndam selama kurang lebih 1 malam, hal ini bertujuan agar mendapatkan benih padi yang tumbuh dengan seragam.

Lahan persemaian harus sudah kalian siapkan sekitar 50 hari sebelum benih padi disemai. selanjutnya, buatlah lahan persemaian tersebut dengan panang lahan kurang lebih 500 sampai 600 cm, dengan lebar 120 cm dan tinggi 20 cm. Sebelum kalian memulai persemaian, taburi terlebih dahulu benih dengan pupuk urea dan SP-36 yang masing-masing 10 gr/m2.

 

2. Fase Pengolahan Lahan

Dalam hal ini pengolahan lahan bertujuan untuk persiapan lahan bercocok tanam padi yang baik serta sesuai untuk pertumbuhan yang dimulai dengan cara membersihkan saluran air, sisa-sisa jerami dan rumput liar pada lahan tersebut.

 

3. Fase Penanaman

Untuk tahap penanaman mulailah dengan mempersiapkan bibit padi dari bedengan persemaian yang telah berumur sekitar 21-25 hari yang ditanam dengan jarak tanam 20 x 20 cm, 25 x 25 cm atau 30 x 20 cm. Itu semua tergantung dari tingkatan kesuburan pada tanah dan masa musim penanaman.

Penanaman ini uga dilaksanakan dengan cara mencabuti bibit terlebih dahulu dan menanam sebanyak 5 batang bahkan lebih. padi dengan jumlah beng yang banyak membutuhkan jarak tanam yang lebih lebar untuk lahan padi dengan tekstur tanah yang subur jarak tanam dapat kalian buat lebih lebar.

 

4. Fase Penyiangan

Pada fase penyiangan yang perlu kalian lakukan yaitu cara mencabut rumput dua kali saat berumur 3 dan 6 minggu atau menggunakan alat cangkul yang kecil. Pada umumnya kegiatan penyiangan ini uga dilakukan bersamaan dengan penyiangan pertama dan 1-2 minggu sebelum muncul malai.

 

5. Fase Pengairan

Untuk pengairan ada beberapa hal perlu yang kalian ketahui antara lain, jumlah air harus menggenangi sawah dengan merata dan setelah dilakukan tanam, sawah/lahan harus dikeringkan selama 2-3 hari sedikit demi sedikit.

 

6. Fase Pemupukan

Tahap atau Cara Pemupukan Padi Ciherang dengan memberikan pupuk jenis anorganik jenis urea, SP-36 dan KCL yang masing-masingnya berjumlah 300-175-50 kg/hektar pada saat umur tanaman padi memasuki 3-4 minggu dan 6-8 minggu setelah tanam dengan cara disebar.

 

7. Fase Penyemprotan

Penyemprotan ini dilakukan jika intensitas serangan hama dan penyakit telah melewati batas ambang ekonomis, dan apabila tidak dikendalikan akan berakibat pada kerugian hasil panen, kegiatan penyemprotan pestisida uga dilakukan saat tanaman memasuki umur tanam 1-2 minggunya.

 

8. Fase Panen

Untuk fase panen padi ini siap dilakukan ketika bulir setiap padi hampir telah menguning atau 33-36 hari setelah padi berbunga. Gunakanlah mesin perontok padi pada saat memanen.