Cara Membuat Nasi Uduk

Posted on

Selamat sore semuanya, jadi pada sore hari ini aku ingin berbagi sesuatu kepada kalian, yakni tentang cara membuat nasi uduk.

Tentu saja kalian pasti sudah pernah mencobanya bukan? Nasi uduk yang terbuat dari olahan nasi putih dan dicampur dengan santan serta bumbu rempah-rempah lainnya

Kalau biasanya kalian hanya membeli nasi uduk ini pada warung-warung langganan kalian, kali ini kalian dapat mencoba membuatnya sendiri di rumah.

Jika kalian berminat dan hendak membuat nasi uduk ini sendiri di rumah kalian dapat menggunakan gas rice cooker ini supaya lebih mudahh.

Oke tanpa basa-basi lagi langsung saja kita lanjut ke cara membuat nasi uduk ini, akan tetapi sebelum kita benar-benar akan berlanjut ke cara membuat nasi uduk ini,

Kalian akan diarahkan ke sedikit pengetahuan mengenai apa itu nasi, sejarah serta jenis-jenis nasi yang ada di Indonesia.

Kalian juga dapat membaca apa saja manfaat dari nasi tepat setelah kalian membaca cara membuat nasi uduk dibawah ini.

Yuk disimak penjelasannya yang telah aku paparkan di bawah ini, penjelasan ini telahku Persiapkan khusus hanya untuk kalian saja ya teman-teman.

Dan jangan lupa untuk membaca artikel ini dengan teliti sampai selesai, supaya kalian tidak mendapat kesalahpahaman yang disebabkan karena kalian tidak membaca artikel ini sampai selesai.

 

Apa Itu Nasi?

Cara Membuat Nasi Uduk

Nasi adalah beras yang telah direbus. Proses merebus beras dikenal juga sebagai ‘tim’. Penanakan diperlukan untuk membangkitkan aroma nasi dan membuatnya lebih lunak tetapi tetap terjaga konsistensinya. Pembuatan nasi dengan air berlebih dalam proses perebusannya akan menghasilkan bubur.

 

Sejarah Nasi

Di Indonesia sendiri, menurut buku Indonesia: Peoples and Histories karya Jean Gelman Taylor, padi sudah ditanam sejak 3000 tahun sebelum masehi. Bukti penanaman padi ini ditemukan di Pulau Sulawesi.

Selama ribuan tahun, beras pun menjadi makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, saking pentingnya, penghormatan diberikan pada Dewi Sri, dewi padi yang dipercayai oleh orang Jawa Kuno dan Bali.

 

Jenis-Jenis Nasi

1. Nasi Padang

Sajian nasi yang satu ini pasti sudah dicicipi oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Nasi padang adalah kuliner nasi yang berasal dari Sumatera Barat. Dinamakan nasi padang, karena kota Padang adalah ibukota Sumatera Barat.

Meskipun dinamai nasi padang, sajian nasi ini banyak ditemukan di berbagai negara di wilayah Indonesia. Banyak berbagai tempat makan, mulai dari tempat makan yang sederhana hingga restoran besar yang khusus menjual olahan nasi padang.

Nasi padang memiliki ciri khas dengan berbagai macam lauk kuliner khas Padang, diantaranya rendang, sayur daun singkong, gulai ayam, sayur nangka, sambal hijau, dan berbagai lauk lainnya.

 

2. Nasi Kuning

Nasi khas Indonesia yang berasal dari tanah Jawa ini sangat populer karena memiliki ciri khas pada warna kuning dalam tampilan nasinya. Warna kuning pada sajian Nasi Kuning berasal dari olahan rempah kunyit. Tampilannya yang menarik dan rasanya yang gurih, membuat nasi kuning juga sangat digemari oleh masyarakat Indonesia.

Biasanya, nasi khas Indonesia ini disajikan dalam bentuk tumpengan atau kerucut sebagai sajian khusus pada acara-acara tertentu. Nasi kuning dalam nasi tumpeng ini memiliki arti sebagai ungkapan rasa syukur, dimana kerucut yang dibuat dari nasi kuning melambangkan gunung emas dengan makna kemakmuran.

 

3. Nasi Uduk

Nasi Uduk merupakan olahan khas Betawi yang juga menjadi salah satu sajian nasi khas Indonesia yang paling populer. Nasi uduk diolah dari nasi putih yang diaron bersama santan dan bumbu-bumbu lain sebelum dikukus hingga matang. Santan dan berbagai bumbu tersebut menjadikan nasi uduk memiliki rasa yang gurih dan beraroma sedap.

Nasi uduk sendiri banyak tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan nasi khas Indonesia ini menjadi salah satu kudapan yang sering dikonsumsi sebagai sarapan.

Lauk pendamping dari Nasi Uduk biasanya terdiri dari bihun goreng, telur semur atau telur balado, tempe orek, sambal goreng kentang, sambal kacang, dan tak lupa juga ditaburi bawang goreng serta kerupuk diatasnya sebagai pelengkap.

 

4. Nasi Liwet

Hampir serupa dengan nasi uduk dalam pengolahan nasinya, nasi liwet memiliki perbedaan dalam penyajiannya. Umumnya para penjual nasi liwet menyajikan hidangan ini diatas daun pisang bersama lauk pendamping lainnya seperti daging ayam, sayur labu siam, telur dadar, kerupuk, dan lain-lain.

Penyajiannya di atas daun pisang ini membuat rasa nasi khas Indonesia yang satu ini beraroma lebih sedap, terlebih jika nasi liwet disajikan dalam keadaan panas.

Nasi ini merupakan menu khas Jawa dan banyak ditemui di daerah Solo atau Surakarta dan Tanah Sunda. Nasi liwet dipercaya sebagai salah satu makanan khas tertua warisan nenek moyang Indonesia. Hal ini tercatat pada Surat Centhini yang ditulis pada tahun 1819. Namun seiring tersebarnya kudapan Nasi Liwet ke berbagai daerah di Nusantara, membuat resep Nasi Liwet inipun berkembang di daerah-daerah lain di Indonesia.

5. Nasi Tutug Oncom

Nasi Tutug Oncom merupakan kuliner khas dari Sunda yang tepatnya berasal dari daerah Tasikmalaya. Sajian nasi khas Indonesia yang unik ini diolah dari oncom yang dilumatkan bersama bumbu-bumbu lain dan dicampurkan bersama nasi putih hangat.

Lauk pendamping untuk Nasi Tutug Oncom pada umumnya adalah ikan asin, bakwan, sambal, dan berbagai jenis lalapan. Rasa nasi bercampur oncom yang gurih, membuat Nasi Tutug Oncom ini menjadi buruan kuliner yang wajib dicoba oleh para wisatawan yang berlibur ke tanah Sunda.

 

6. Nasi Timbel

Satu lagi sajian nasi khas Indonesia terpopuler yang datang dari Tanah Sunda, yaitu Nasi Timbel. Sajian Nasi Timbel biasanya menggunakan beras merah sebagai bahan utamanya. Kemudian, nasi merah dimasak bersama bumbu-bumbu lainnya dan dibungkus menggunakan daun pisang.

Namun saat ini, Nasi Timbel juga banyak menggunakan beras putih sebagai bahan utamanya. Lauk pendampingnya pun berbeda-beda sesuai dengan yang disajikan di setiap tempat makan. Namun lauk pendamping yang tak boleh ketinggalan tentunya lalapan khas Sunda dan sambal.

 

7. Nasi jamblang

Nasi Jamblang merupakan kuliner nasi Indonesia khas Cirebon yang disajikan dengan cara dibungkus dengan berbagai macam lauk pendamping menggunakan daun jati. Hal ini membuat rasa dari nasi jamblang memiliki aroma khas dari daun jati sehingga rasanya semakin nikmat saat disantap.

Menurut sejarah, penyajian Nasi Jamblang menggunakan daun jati ini bertujuan agar nasi tidak mudah basi. Saat ini, nasi jamblang banyak ditemukan di daerah Cirebon dengan penyajian secara prasmanan.

 

8. Nasi Subut

Kuliner nasi khas Indonesia yang berasal dari Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara ini terkenal dengan penyajian nasinya yang unik.

Nasi Subut adalah sajian nasi yang diolah dari beras, ubi ungu, serta butiran jagung. Berbagai olahan yang terdapat dalam Nasi Subut bukan hanya membuat cita rasanya menjadi unik, melainkan tampilannya pun juga terlihat menarik.

 

9. Nasi Megono

Salah satu sajian nasi Nusantara yang populer karena cita rasanya yang unik adalah Nasi Megono. Nasi megono merupakan kuliner khas dari Pekalongan, Jawa Tengah. Nama “megono” sebetulnya adalah perpaduan dua kata, yaitu “mergo” dan “ono”, yang artinya sebab dan ada.

10. Nasi Bakar

Sajian Nasi Bakar sepertinya sudah banyak terdapat dalam menu-menu di berbagai restoran di Indonesia. Sajian nasi khas Indonesia ini diolah dengan cara dibakar bersama santan dan berbagai rempah lainnya. Sebelum dibakar, nasi yang telah diberi santan dan bumbu tersebut dibungkus dengan daun pisang.

Tak jarang juga, nasi dibungkus dan dibakar bersamaan dengan berbagai lauk seperti teri medan, cumi asin, udang, ataupun irisan daging ayam. Sajian nasi yang menggunakan metode dengan cara dibakar juga banyak ditemukan pada kuliner khas Nusantara lain di Indonesia diantaranya Nasi Jaha Khas Manado dan hidangan Kolo Khas Nusa Tenggara Timur.

Apa Itu Nasi Uduk?

Nasi uduk merupakan hidangan yang terbuat dari nasi putih yang diaron serta dikukus dengan santan, dan diberi bumbu dengan pala, kayu manis, jahe, daun serai dan merica. Hidangan ini mulai dibuat oleh penduduk pulau Jawa sekitar tahun 1910-1924 yang kemudian dipopulerkan oleh Hindia Belanda setelahnya.

 

Cara Membuat Nasi Uduk

Cara Membuat Nasi Uduk

Bahan – Bahan :

  • 4 cup beras
  • Air sesuai takaran beras
  • 100 ml santan kental
  • 3 siung bawang merah, iris tipis
  • 1 siung bawang putih, iris tipis
  • 1 batang serai geprek
  • 1 ruas Lengkuas, geprek
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • Secukupnya garam dan kaldu jamur

 

Cara Membuat :

  1. Siapkan bahan, cuci bersih beras

  2. Campurkan semua bahan, masak nasi seperti biasa dengan gas rice cooker

  3. Saat nasi sudah matang, aduk nasi agar bagian bawah tidak lengket/gosong.

  4. Siap disajikan dengan bahan pelengkap lainnya (bihun, orek tempe, Dadar telur)

 

Manfaat

1. Mengendalikan Diabetes

Nasi merah dapat membantu penderita diabetes untuk mengontrol gula darahnya. Yang memiliki indeks glikemik 64, sehingga nasi putih ini dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes. Dan sebaliknya, pada nasi merah yang memiliki indeks glikemik 55. Oleh karna itu, mengonsumsi nasi merah lebih cocok dalam proses pengendalian diabetes.

 

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Biji-bijian utuh seperti pada beras merah yang mengandung lebih banyak serat jika dibandingkan dengan makanan olahan. Serat inilah yang dapat menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Hal ini dikarenakan serat dapat membuat kalian merasa kenyang sehingga lebih mudah membuat kalian dalam menjaga berat badan. Selain itu, beras merah juga mengandung beberapa vitamin dan mineral yang dapat membantu darah mengangkut oksigen serta menjalankan fungsi vital lainnya.

 

3. Mengurangi Risiko Kanker

Beras merah ini juga mengandung tiga jenis fenolat yang berbeda, yakni antioksidan yang terkandung secara alami pada tumbuhan.

Antioksidan yang dapat mengurangi risiko kanker dengan menjaga radikal bebas dan tidak merusak sel. Jumlah fenolat dalam nasi putih jauh lebih sedikit dibandingkan nasi merah. Hal ini disebabkan karena hilangnya fenolat selama proses pengolahan padi dan beras.

 

4. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Serat tidak larut yang dimiliki nasi merah ini memberikan efek bagus pada gerakan usus yang teratur. ada saat gerakan usus baik, maka terjadilah pengurangan risiko wasir serta dapat meningkatkan kesehatan ada usus.

 

5. Memberikan Energi Dalam Waktu Singkat

Nasi putih merupakan sumber energi terbaik, hal ini dikarenakan kandungan karbohidrat yang tinggi serta serat yang rendah. Bagi kalian yang selalu membutuhkan energi dalam jumlah besar setiap harinya, maka nasi putih adalah pilihan yang terbaik.